Pelatihan “Pede Berbahasa Inggris dalam waktu 3 jam”

  • Apakah anda kerap merasa tidak PD/ malu berbicara dalam bahasa inggris?
  • Apakah anda merasa kekurangan vocabulary/ kosa kata karena selalu tak tahu harus menyebutkan apa saat bercakap-cakap?
  • Apakah anda merasa kesulitan untuk mencari partner untuk berlatih bahasa Inggris?
  • Apakah nda ingin memiliki kompetensi berbahasa Inggris yang otomatis bisa anda gunakan kapanpun anda mau?
  • Atau apakah ada sekiranya, SATU dari banyak pertanyaan di atas cukup mengganggu keseharian Anda?

Jika ‘Ya’ maka anda layak mempertimbangkan untuk mengikuti program kami, English Acquisition Workshop :  “Percaya Diri Berbahasa Inggris dalam 3 jam”

Event ini kerjasama antara Kadin Bandung Training Centre (KBTC) dengan team UNITALK (LKP Ghania Education Group) acara ini akan dilaksanakan  pada hari Selasa, 15 Agustus 2017, Pukul 08.30 WIB sd Selesai, Bertempat di Graha Kadin Kota Bandung, Jl Talaga Bodas No. 31 Bandung.
Fasilitas yang di dapat : Handout, Snack, Makan Siang, Sertifikat and Free Konsultasi dengan Tim Ghania Education.

Info : Biaya & Promo Discount dan Pendaftaran,
Segera hubungi: No Telp (022) 7300703
Atau langsung hubungi : – Ardian di 0856-2423-4070
– Ian English 0812-2005-13009
Hanya untuk 30 orang peserta saja.

Workshop Leading Digital Transformation

Workshop Leading Digital Transformation with Ben Abadi

 

Kadin Bandung Training Center dengan bangga menyelenggarakan workshop “Leading Digital Tansformation hari kamis 27 Juli 2017 pukul 08.30 sampai 17.00 bertempat di Aula Graha Kadin Kota Bandung, Jalan Talaga Bodas nomor 31. Workshop “Leading Digital Transformation” ini dapat diikuti oleh semua kalangan baik pelajar, mahasiswa, pekerja, pengusaha, ataupun profesi lainnya.

Pelatihan ini diharapkan dapat mengubah pemikiran apatis terhadap perubahan yang signifikan, karena era perubahan digital ini menuntut semua orang untuk terus update informasi.

Dalam Workshop ini, Kadin Bandung Training Center mengundang Ben Abadi sebagai Narasumber. Beliau seorang Konsultan Manajemen, lulusan Monash University, Australia. Kiprah beliau tak diragukan lagi kepiawayannya dalam memberikan inspirasi di bidang digital transformation, helping business leader, dan di beberapa bidang kemahiran lainnya.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan rasa melek teknologi dan kesadaran mengikuti tuntutan informasi di era digital. Hampir di semua aspek kehidupan saat ini seperti  wirausaha, informasi, dan teknologi, telah berubah menjadi dunia yang sangat berbeda. Era ini memberikan kita pilihan menjadi manusia yang terus mengikuti perkembangan jaman atau  yang terdeskriminasi oleh tuntutan sosial.

Maka dari itu, workshop ini diharapkan bisa meningkatkan melek era digital yang telah merubah seluruh aspek kehidupan menjadi efektif, efisien, dan instan guna memberikan hasil yang maksimal dalam seluruh aktivitas keseharian kita, dan mampu memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

Anda tertarik dengan workshop ini? Bisa menghubungi di Contact Person; Stephanus (GA) – 0857 4302 2088, (021) 5367 7834 ext 3421, Nonon L (KBTC) – (022) 7300703 atau email : event@gramediaacademy.com. Dengan investasi Rp. 1.500.000 untuk umum, sedangkan Rp. 1.250.000/pax untuk corporate rare (minimal 2 peserta). Harga itu sudah termasuk buku “How to Close Your First Sale”.

 

Waspada, Investasi Bodong Masih Marak

Kamar Dagang dan Industri(Kadin) Kota Bandung meminta agar masyarakat tidak mudah tergiur penawaran investasi yang mengiming-ngiming keuntungan dalam jumlah besar dan waktu yang singkat. Masyarakat didorong untuk lebih proaktif melakukan pengecekan ke OJK sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Ketua Kadin Kota Bandung Iwa Gartiwa mengatakan, beberapa waktu terakhir pihaknya menerima informasi dari masyarakat tentang adanya penawaran sejumlah investasi. Investasi tersebut umumnya menjanjikan keuntungan yang tinggi sehingga cukup banyak yang tertarik untuk bergabung.

Padahal, berdasarkan pengalaman yang dimiliki, Iwa menjelaskan, penawaran keuntungan minimal 10% per bulan tidaklah logis. Secara bisnis, angka keuntungan yang paling realistis dicatatkan sebuah bisnis paling tinggi berada di kisaran 5%.

“Itu sudah bagus, jadi apabila ada yang menawarkan lebih dari itu, tidak mungkin. Besar kemungkinan investasi yang ditawarkan hanya kedok dari praktik penipuan. Memang diawal pembayaran akan lancer, tetapi belum tentu untuk bulan selanjutnya,” ucap Iwa saat ditemui di Bandung, baru-baru ini.

Oleh karena itu, menurut Iwa, pihaknya terus ikut berupaya andil mengedukasi masyarakat agar terhindar dari praktik investasi bodong. Apalagi, kesadaran masyarakat Jabar untuk berinvestasi cukup tinggi. Namun, di sisi hal itu tidak diimbangi dengan pemahaman masyarakat dengan mengenai investasi. Salah satu upaya tersebut yakni dengan menggelar seminar mengenai investasi bodong dengan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ia memaparkan, berdasarkan data OJK, diketahui per Maret 2017, ditemukan 91 laporan masyarakat tentang investasi bodong, 19 di antaranya sudah dibekukan karena terbukti merugikan masyarakat dan diduga melanggar peraturan.

“Masyarakat perlu mengenali Karakteristik investasi bodong. Di antaranya janji imbal hasil tinggi, tanpa risiko, member get member, tanpa publikasi atau memanfaatkan internet atau door to door, dan memanfaatkan tokoh masyarakat. Tidak ada usaha yang tidak memiliki risiko,” katanya

Kadin Kota Bandung Menggelar Aksi Guyub

Ketua Kadin Kota Bandung Iwa Gartiwa Sangat setuju dengan pernyataan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada kongres Diaspora Indonesia tentang pentingnya upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Beruntung Indonesia, khususnya di Jawa Barat, Memiliki budaya partisipasi dan gotong royong, upaya peningkatan kualiatas sumber daya manusia dan pembentukan masyarakat madani akan lebih mudah,”ujar Iwa di Graha Kadin Kota Bandung, Kamis (5/7/2017).

Sebagai upaya meningkatkan partisipasi dan menggelorakan budaya gotong royong warga Kota Bandung, Kadin Kota Bandung akan menggelar Aksi Guyub beberesih yang dipelopori segenap pelaku usaha dan pelajar Kota Bandung serta Aksi Guyub pembangunan Masjid Raya Kota Bandung di Gedebage melalui gerakan rereongan Sarebu Rupiah, pada bulan Juli sampai Desember.

Aksi Guyub Beberesih dan Rereongan Sarebu Rupiah untuk pembangunan  Masjid Raya Kota Bandung merupakan bentuk partispasi warga Kota Bandung terhadap program pemerintah Kota Bandung. “Kadin Bandung sebagai wadah berhimpun pelaku usaha harus peduli terhadap aktivitas keseharian yang langsung  bersentuhan dengan kepentingan masyarakat. Lebih dari itu, dengan kegiatan ini, warga Bandung khususnya para pelajar diajak berpartisipas dengan membudayakan gotong royong,” ujar kang Iwa

Penanggung jawab program Aksi Guyub Budi Supardhi dan Andri Baladiwa mengatakan, aksi guyub ini akan melibatkan seluruh komponen masyarakat di Kota Bandung, “Insyaallah akan didaftarkan ke Muri (Museum Rekor Dunia-Indonesia). Rencananya, aksi guyub ini akan dideklarasikan pada 20 Juli ini oleh Wali Kota Bandunng dan Ketua Kadin Bandung,” kata Budi.

Ditambahkan Andri, Aksi Guyub Beberesih ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai perwujudan partisipasi masyarakat, terutama pelaku usaha, terhadap program-program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. “Sementara itu, Aksi Guyub Rereongan Sarebu Rupiah untuk pembangunan Masjid Raya Kota Bandung di Gedebage merupakan pengejawantahan toleransi dan gerakan gotong royong agar semakin  membudaya di Kota Bandung,” ujar Andri

Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) Jabar Iwan Supriawan sangat menyambut baik gagasan dan kepeloporan Kadin Kota Bandung Dengan Program aksi guyub warga Bandung. Dengan kegiatan ini, julukan warga Bandung yang someah dan kreatif akan semakin terpelihara. Budaya bersih, toleran, dan gotong royong  merupakan karakter bangsa Indonesia. Sinergi program pemerintah Kota Bandung dan Kadin perlu mendapat apresiasi semua pihak. “Jadi, tidaklah berlebihan bila Kadin Kota Bandung mendapat apresiasi dari Kementrian KetenagaKerjaan tentang program pemagangan, mendapat apresiasi dari Kedutaan Besar Indonesia di Jepang tentang program investasi,” tutur Iwan.

Hal yang sama dikatakan pengurus Koperasi Agro Jawa Barat Asep Supriatna. “ Aksi guyub yang digagas Kadin Kota Bandung ini harus didukung semua pelaku usaha dan segenap warga Bandung. Kegiatan ini sangat realistis dan penuh manfaat, apalagi dengan melibatkan pelajar,” ujar asep.

Kadin Kota Bandung dan Pemkot Bandung Per tahun kirim 1000 Pemagang ke Jepang

Ketua Kadin Bandung Ir Iwa Gartiwa,MM bersama Walikota Bandung Ridwan Kamil menandatangani kerjasama Bandung-Tokyo. Alhamdulillah, hasil lobi menghasilkan 1200-an warga Bandung per tahun akan dikirim ke Jepang untuk magang, kerja dan tinggal di Jepang selama minimal 3-5 tahun.

Untuk Informasi dan Pendaftaran bisa menghubungi LPKB Kadin Bandung, Jl. Talaga Bodas No. 31 Bandung Conact Person : Diki (085624445164)
atau klik link ini https://1drv.ms/f/s!Au7nGv-UmR3faEdFtHAj119w0B4

 

Kadin Bandung dan Pemkot Bandung kirim 1000 Pemagang Per tahun

Ketua Kadin Bandung Ir Iwa Gartiwa,MM bersama Walikota Bandung Ridwan Kamil menandatangani kerjasama Bandung-Tokyo. Alhamdulillah, hasil lobi menghasilkan 1200-an warga Bandung per tahun akan dikirim ke Jepang untuk magang, kerja dan tinggal di Jepang selama minimal 3-5 tahun.
 
Untuk Informasi dan Pendaftaran bisa menghubungi LPKB Kadin Bandung, Jl. Talaga Bodas No. 31 Bandung Conact Person : Diki (085624445164)
atau klik link ini https://1drv.ms/f/s!Au7nGv-UmR3faEdFtHAj119w0B4

PELATIHAN EKSPOR

Dalam rangka menyikapi kejenuhan Pasar Lokal dan Persaingan Produk di Era Masyarakat EkONOMI ASEA (MEA) maka kadin Bandung Training Centre (KBTC) akan menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Produk Berbasis Pasar Ekspor pada tanggal 18-20 April 2017 materi yang akan di bahas dalam pelatihan tersebut antara lain Produk Potensial Daerah, Pelauang dan Tren Produk Potensial di Pasar Ekspor, Standar Mutu Produk (Umum), Latihan Evaluasi Produk, Pengembangan Produk untuk Pasar Ekspor, Pengalaman mengembangkan produk, Studi Kasus, Praktek Pengembangan Produk, Presentasi dan Diskusi sedangkan Narasumber yang akan mengisi materi dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI).

Bagi anda yang ingin mengikuti pelatihan tersebut bisa daftar langsung ke Graha Kadin Kota Bandung Lt. 1 Ruang KBBC atau bisa kontak lansung ke 081221337995 (Sdri. Nonon), 085624234070 (Sdr. Ardian).

KBTC LAKSANAKAN PELATIHAN PENGEMBANGAN EKSPOR

Kadin Bandung Training Centre (KBTC) bekerjasama dengan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) dan IHK Trier Jerman menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Produk Berbasis Pasar Ekspor bertempat di Graha Kadin Kota Bandung Jl. Talaga Bodas No. 31 Bandung acara tersebut di laksanakan dari tanggal 18 – 20 April 2017 di ikuti sebanyak 30 peserta. Materi yang dibahas dalam pelatihan tersebut diantaranya Produk Potensial Daerah, Pelauang dan Tren Produk Potensial di Pasar Ekspor, Standar Mutu Produk (Umum), Latihan Evaluasi Produk, Pengembangan Produk untuk Pasar Ekspor, Pengalaman mengembangkan produk, Studi Kasus, Praktek Pengembangan Produk, Presentasi dan Diskusi.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh KBTC berdasarkan kebutuhan dan masukan dari peserta sehingga pelatihan yang dilaksanakan sesuai kebutuhan dan tren atau perkembangan pasar. (MR37)

Kembangkan Bisnis, PD Kebersihan Kerjasama dengan Kadin Kota Bandung

Selain berupaya menuntas praktik pungli, PD Kebersihan juga merotasi dan mutasi besar-besaran pegawainya untuk mengisi jabatan baru. Menurut Dirut PD Kebersihan Kota Bandung, Deni Nurdiana, hal ini dilakukan karena mengikuti perubahan STOK baru yang berlaku mulai awal 2017 ini.

Seperti diketahui, dengan adanya mekanisme baru, mulai tahun ini biaya operasional PD Kebersihan yang sebelumnya bersifat subdisidi, menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung. Penugasan terhadap pengelolaan persampahan pun kini melekat kepada DLHK Kota Bandung, sedangkan PD Kebersihan lebih berorientasi menjadi lembaga yang berorientasi pada profit.

Oleh karenanya, Deni mengatakan, guna memuluskan perkembangan orientasi bisnis PD Kebersihan, ia menggaet Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung.

“Nah di SOTK baru itu (PD Kebersihan) diarahkan ke bisnis, dan Kadin sebagai salah satu organisasi pengusaha yang didalamnya banyak program terkait bisnis, kami gandeng untuk memberi edukasi tentang kinerja pengembangan bisnis kami,” ucap Deni kepada Radio PRFM, Rabu (12/4/2017).

Ia menjelaskan, PD Kebersihan punya program Bank Sampah yang setelah dievaluasi ternyata hasil keuntungannya signifikan. Maka dari itu, agar lebih profesional pihaknya bekerjasama dengan Kadin (PRFM)

Kota Bandung, Kota pemagangan Indonesia

Sebanyak 1.500 peserta pemagangan dalam negeri dan 300 pemagangan luar negeri memenuhi Monumen Bandung Lautan Api, Taman Tegallega, Kota Bandung, mengikuti Gelar Pemagangan Nasional Sektor Pariwisata menuju Indonesia Kopenten 2017 yang diselenggarakan Kementrian Ketenagakerjaan, Pemkot Bandung, serta Kamar Dagang dan Industri Kota Bandung, Kamis (20/4/2017).

Acara dihadiri Atase Ekonomi dan Tenaga Kerja Kedutaan Besar Jepang, Kepala dinas Tenaga Kerja Provinsi Jabar dan Kabupaten/ kota se-Indonesia, Kadin Pusat, Ketua Kadinda se-Jabar, Pengusaha Sektor Pariwisata, dan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Materi Ketenaga Kerjaan Hanif Dakhiri Dalam sambutan tertulis yang dibicarakan Direktur Jenderal Pembinaan, Pelatihan, dan Produktivitas Bambang Satrio Lelono Mengapresiasi Kadin Kota Bandung yang selama lima bulan terakhir ini menggelar program strategis pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia Indonesia melalui pemagangan.

“Kementrian Ketenagakerjaan mendukung usulan Kadin Kota Bandung dideklarasikan sebagai kota Pemagangan di Indonesia,” ujar Satrio.

Oded M Danial menyambut baik program pemagangan sektor pariwisata nasional dipusatkan di Kota Bandung, karena Bandung merupakan salah satu kota tujuan wisata di Indonesia.

Atase Ekonomi dan Tenaga Kerja Kedutaan Besar Jepang Sinichiro Honda yakin pemagangan Kadin Kota Bandung akan mendapat apresiasi dari industri dan Jepang karena dilaksanakan berkesinambungan.

Ketua Kadin Kota Bandung Iwa Gartiwa mengatakan bahwa program pemagangan merupakan bagian dari Bandung Exellent Center. “Alhamdulillah, Kementrian Ketenagakerjaan sangat mendukung program pemagangan ini,” ujar Iwa.

Ketua Gelar Pemagangan Nasional Sektor Pariwisata, dedi Nurdadi mengatakan, pihaknya serta Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat akan mengoptimalkan pemagangan sektor pariwisata. Hal senada disampaikan wakil Ketua Kadin Kota Bandung, Herwianto Muchtar.

Saat acara, ditandatangani MoU magang sektor pariwisata oleh Tetty Hermawan (unsur industri) dan Kadisnaker Kata Bandung Asep Cucu. Dilanjutkan penyematan tanda peserta magang dalam negeri, yang mulai magang Juni ini, dan peserta magang luar negeri yang akan ke Jepang pada Mei sampai Juli 2017 sebanyak 150 orang.