Selain berupaya menuntas praktik pungli, PD Kebersihan juga merotasi dan mutasi besar-besaran pegawainya untuk mengisi jabatan baru. Menurut Dirut PD Kebersihan Kota Bandung, Deni Nurdiana, hal ini dilakukan karena mengikuti perubahan STOK baru yang berlaku mulai awal 2017 ini.

Seperti diketahui, dengan adanya mekanisme baru, mulai tahun ini biaya operasional PD Kebersihan yang sebelumnya bersifat subdisidi, menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung. Penugasan terhadap pengelolaan persampahan pun kini melekat kepada DLHK Kota Bandung, sedangkan PD Kebersihan lebih berorientasi menjadi lembaga yang berorientasi pada profit.

Oleh karenanya, Deni mengatakan, guna memuluskan perkembangan orientasi bisnis PD Kebersihan, ia menggaet Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung.

“Nah di SOTK baru itu (PD Kebersihan) diarahkan ke bisnis, dan Kadin sebagai salah satu organisasi pengusaha yang didalamnya banyak program terkait bisnis, kami gandeng untuk memberi edukasi tentang kinerja pengembangan bisnis kami,” ucap Deni kepada Radio PRFM, Rabu (12/4/2017).

Ia menjelaskan, PD Kebersihan punya program Bank Sampah yang setelah dievaluasi ternyata hasil keuntungannya signifikan. Maka dari itu, agar lebih profesional pihaknya bekerjasama dengan Kadin (PRFM)

Leave a reply

required